TELINGAMU MENDENGAR DI TELINGAKU
Angin yang keluar dari baling-baling,
tertawa melihat kita melarikan diri
membawa seluruh pekerjaan bermain di tempat sunyi.
Televisi mati, monitor koma, meja bisu, atau teras tuli.
Kesedihan bergegas pulang setelah bekerja keras seharian.
Di hadapanmu ada telinga kedinginan
memimpikan suaramu keluar dari kerongkongan.
Kau mematung di halaman buku tugas kuliah
mengizinkan huruf-huruf berisi perasaan membaca matamu.
Kau mengenalinya, andai saja itu aku.
Kau mengejutkan malam
seperti luka membangunkan kesedihan.
Tugas dan huruf-huruf jatuh
dan menimpa telinga menumpahkan suara
yang lelah memainkan kata-kata membaca namamu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
HARI LAHIR KEMATIAN DIRIMU
HARI LAHIR KEMATIAN DIRIMU Di kota ini semua terbunuh mengikuti kematianmu Luka dan duka tumbuh subur di sepanjang bumi merentangkan...
-
MENCARI KOTA RAMAH YANG TERSISA Di kota ini ruang tertawa adalah sesuatu yang hilang dan tidak seorang pun berharap menemukannya. ...
-
HURUF-HURUF YANG LEPAS Untuk tidur dengan nyenyak aku harus selalu bekerja lebih keras memburu gerombolan huruf yang menculikmu....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar