HURUF-HURUF
YANG LEPAS
Untuk
tidur dengan nyenyak
aku
harus selalu bekerja lebih keras
memburu
gerombolan huruf yang menculikmu.
Lampu
dimatikan dan selalu gagal membuatnya tersesat,
berdiam
diri dan menyerah.
Semangatnya
lebih besar merayakan kemalangan
dan
kesedihan terkurung di kepala.
Entah
mata apa yang dimiliki kata-kata.
Ia
menolak tidur walau rasa lelah tumbuh dewasa.
Semakin
mata ke bawah, kata semakin liar di kepala
melepaskan
huruf-huruf yang telah yatim piatu
satu
demi satu menyusun dirimu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar