Selasa, 06 November 2018

MELARANG KAU CUTI


MELARANG KAU CUTI

Pekerjaan telah beristirahat dengan tenang
sebelum bulan membagi dirinya.
Waktu liburmu kini memanjang dari kalender yang selalu menuntutmu berhenti tertawa.
Kasur, bantal dan selimut saat ini
satu-satunya gaya gravitasi yang tersisa.

Namun di langit yang sama aku tak pernah berharap demikian.
Aku senang ketika berkas tergeletak manja di meja
karena matamu tenggelam lebih tajam dan dalam
buku tugasmu sesekali basah karena energimu kehabisan tinta.

Dirimu senang menggambar hal-hal yang selalu tidak masuk akal.
Suatu sore kau menggambar langit dengan hujan
juga malam yang buram
karena ia selalu melarangmu cuti dan ingatanku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HARI LAHIR KEMATIAN DIRIMU

HARI LAHIR KEMATIAN DIRIMU Di kota ini semua terbunuh mengikuti kematianmu Luka dan duka tumbuh subur di sepanjang bumi merentangkan...