Selasa, 13 November 2018

KATA YANG PERNAH MEKAR DI BIBIRMU


KATA YANG PERNAH MEKAR DI BIBIRMU

Kata-katamu terpampang nyata di layar komunikasi.
Pada pesan-pesan yang tak pernah berhenti bicara
walau aku telah kau lihat tidak ingin mendengar
atau tuli tiba-tiba.
Bahkan kau percaya malam yang legam selalu mendengarmu
ketika tidak ada apa pun yang tersisa saat itu.
Kasur yang membelai lelah lebih memilih mendengar hujan
Dengan penuh ketidakpastian
kapan berhenti memeluk dirinya.

Kau kembali bersuara di atas meja rapat
dan lagi-lagi aku tidak ingin mendengar atau tiba-tiba tuli.
Adu pendapat yang bising adalah pilihan terbaik
yang bisa saja membuat keinginanku untuk tuli jadi kenyataan.
Dan kau lagi-lagi percaya malam
yang legam selalu mendengarmu
ketika tidak ada satu orang pun yang tersisa di saat ini.

Aku melongo dengan tanda tanya di sampingku
tidak berhenti menabrakkan diri.
Apakah seperti ini kau membuatku tak berdaya?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HARI LAHIR KEMATIAN DIRIMU

HARI LAHIR KEMATIAN DIRIMU Di kota ini semua terbunuh mengikuti kematianmu Luka dan duka tumbuh subur di sepanjang bumi merentangkan...