MEMBAWA HUJAN BERTEDUH
Siang ini kita berada di antara riuh rendah
suara orang-orang asing
sementara kau mendadak sunyi seperti ditelan
jutaan kerinduan.
Siang ini tidak ada gambar langit
karena kita dilempar jauh ke masa yang tidak
memiliki nama
membuat angin lupa arah,
mungkin saja ia tersesat saat coba menemukanmu.
Kini jalanku untuk pulang mendadak sempit
setelah hujan jatuh dan berteduh di matamu
dan berubah warna dengan sendirinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar