MENYELESAIKAN
HIDUPNYA
Ini
adalah masa di mana ia tidak bisa
menyelesaikan
masalah hidupnya.
Tertawa
adalah bingkai yang dipenuhi duri.
Luka-lukanya
sulit kering ketika kenangan
menjadi
awan melahirkan hujan.
Langkahnya
dipenuhi kabut
bersemayam
begitu dalam
belum
dapat bangun.
Mimpi
indah selalu jadi alasan, namun sekali lagi ini hanya mimpi
kau
menjadi pangeran untuk menjemput seorang putri,
tidak
pernah lebih dari itu.
Dadanya
disesesaki kalut
Diam dan
mengasingkan diri menurutnya pilihan terbaik
hadirkan
kesulitan menjadi kesenangan
Kesenjangan
satu-satunya air mata yang tersisa.
Selalu
melebihi itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar