Rabu, 07 November 2018

MEMENCET TOMBOL MIMPI


MEMENCET TOMBOL MIMPI

Hari sabtu selalu memiliki tujuan dalam menyajikan menu utama
Sisanya hanya kebetulan saja bahwa baju yang aku dan kau kenakan
warnanya saudara kembar

Waktu itu tiba dan kita harus berhenti, tidak boleh menunda lagi.
Siapa yang lebih dahulu? Tidak ada yang bisa memberikan jawaban
yang jelas matahari dan jalan raya
telah mati terbunuh satu jam yang lalu
sebelum semua orang di sekelilingmu tertawa
dan semua orang di sekitarku dihujani bahagia.

Langkahmu memanjang- memendekkan jarak.
Suatu hal tabu kemudian berubah jadi abu-abu.
Aku tiba-tiba membayangkan tayangan sepakbola
tentang sebuah gol,
puisi sedang menghangatkan telingamu,
dan mengunyah sebatang coklat di depan minimarket,
juga tentu saja menggenggam jemarimu yang mungil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HARI LAHIR KEMATIAN DIRIMU

HARI LAHIR KEMATIAN DIRIMU Di kota ini semua terbunuh mengikuti kematianmu Luka dan duka tumbuh subur di sepanjang bumi merentangkan...