Selasa, 13 November 2018

HARI YANG DIPENUHI KABAR KOBAR API


HARI YANG DIPENUHI KABAR KOBAR API

Seluruh penjuru terbakar kata-kata yang kau taburkan di jalanan
Kebecian tumbuh dekat pohon yang setiap hari kau siram
Tidak ada yang ingin bertanya
Selalu ada yang menoleh menyelamatkan jarimu
untuk lari kemudian pergi

Aku ingin hidup bersama aroma asap
Yang mengepul di gelas setelah selesai di hirup
Mengganti tiap tetes kopi yang meleleh di bibirnya.
Jemarimu yang mungil adalah alasan terpampang di mata meja.
Aku ingin menikmati pelukanmu yang hangat.

Menggambar apa pun yang kau suka dari puing-puing yang tersisa.
Semacam lukisan tawa dan luka yang hadir bergantian
mengenang kenangan yang lahir dan getir di tempat yang sama.
Pada didingnya yang pernah ada foto mungilmu
hanya bisa terbaring dan menangis.

Kau selalu ingin lari membuat api-api baru
kemudian kau berhasil mengepungku.
Dengan harapan yang tetap sama,
ingin melihat sejauh mana api bisa hidup di mataku.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HARI LAHIR KEMATIAN DIRIMU

HARI LAHIR KEMATIAN DIRIMU Di kota ini semua terbunuh mengikuti kematianmu Luka dan duka tumbuh subur di sepanjang bumi merentangkan...